Liverpool Tersingkir dari Liga Champions Setelah Kalah 4-0 dari PSG

Dalam laga yang sangat dinanti, Liverpool harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Di perempat final leg kedua yang berlangsung di Anfield pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, mereka mengalami kekalahan telak 4-0 dari Paris Saint-Germain (PSG). Hasil tersebut membuat PSG melaju ke semifinal dengan agregat yang sangat meyakinkan.
Dominasi Tanpa Hasil
PSG berhasil mencetak dua gol yang menjadi penentu kemenangan mereka, masing-masing melalui Ousmane Dembele pada menit ke-72 dan 90+1. Meskipun Liverpool menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola, mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada untuk mencetak gol. Dengan hasil ini, tim asuhan Luis Enrique memastikan langkah mereka ke semifinal, sementara Liverpool yang dipimpin oleh Arne Slot terpaksa pulang lebih awal.
Harapan Tim Inggris Lainnya
Kini, harapan satu-satunya bagi sepak bola Inggris terletak pada Arsenal, yang akan bertanding menghadapi Sporting di Emirates Stadium pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Pada saat yang sama, Bayern Munich juga akan menghadapi Real Madrid di Allianz Arena.
- Bayern Munich unggul agregat 2-1.
- Real Madrid memiliki catatan yang kuat di Liga Champions.
- Arsenal berusaha menyelamatkan wajah Inggris di pentas Eropa.
- Lima tim Inggris lainnya sudah tersingkir lebih awal.
- Arsenal sebelumnya menang 1-0 di leg pertama.
Atmosfer Pertandingan yang Memanas
Pertandingan dimulai dengan tempo yang sangat tinggi, didukung oleh atmosfer luar biasa dari para pendukung di Anfield. PSG langsung memberikan ancaman dengan beberapa peluang dari Warren Zaire-Emery dan Khvicha Kvaratskhelia, meski tidak membuahkan hasil.
Melihat situasi tersebut, Liverpool merespons dengan menekan secara agresif dan menciptakan peluang melalui Alexander Isak. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh kiper PSG, Matvey Safonov.
Insiden Cedera yang Mengubah Jalannya Pertandingan
PSG sempat mengejutkan tuan rumah pada menit ke-10 ketika Ousmane Dembele melepaskan tembakan yang memaksa Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan penting. Namun, petaka bagi Liverpool terjadi pada menit ke-31 ketika Hugo Ekitike mengalami cedera serius dan harus ditandu keluar lapangan. Mohamed Salah pun masuk menggantikannya di tengah situasi yang penuh emosi tersebut.
Di menit yang sama, Liverpool hampir mencetak gol saat Milos Kerkez memanfaatkan situasi bola mati, namun usahanya masih bisa diselamatkan oleh Safonov, sementara Marquinhos sigap menyapu bola sebelum masuk ke gawang.
Tekanan Berlanjut, Namun Tanpa Gol
PSG kemudian masih mengancam melalui kombinasi cepat di sisi kanan, tetapi upaya Dembele kembali diblok oleh Ibrahima Konate. Hingga turun minum, skor tetap 0-0 meskipun kedua tim terus saling menekan.
Setelah jeda, Liverpool meningkatkan intensitas serangan mereka. Cody Gakpo, yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir membuka keunggulan, namun Safonov kembali menunjukkan performa yang sangat baik untuk menjaga gawangnya tetap aman.
VAR dan Peluang yang Hilang
Tekanan dari Liverpool sempat berbuah penalti pada menit ke-64 setelah Alexis Mac Allister dijatuhkan. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah pemeriksaan VAR yang menunjukkan bahwa kontak yang terjadi tidak cukup untuk memberikan penalti.
Meski Liverpool terus mendominasi permainan, PSG menunjukkan disiplin yang tinggi di lini belakang. Serangan balik cepat dari tim tamu justru menjadi ancaman serius bagi pertahanan Liverpool.
Gol yang Mengubah Segalanya
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. PSG melancarkan serangan balik cepat yang dimulai oleh Dembele. Ia melakukan penetrasi dari sisi kotak penalti dan melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang, yang tidak mampu diantisipasi oleh Mamardashvili.
Gol tersebut seolah memukul mental Liverpool yang mulai kehilangan organisasi permainan. PSG semakin percaya diri dan beberapa kali mencoba menggandakan keunggulan melalui Kvaratskhelia dan Bradley Barcola.
Pukulan Terakhir di Masa Injury Time
Di penghujung pertandingan, PSG memastikan kemenangan mereka dengan gol kedua dari Dembele. Umpan silang rendah yang dikirimkan oleh Barcola disambut dengan baik oleh Dembele, mengubah skor menjadi 2-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Liverpool tidak mampu membalas. PSG menutup pertandingan dengan kemenangan yang mengesankan dan agregat 4-0, menandai tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions.
Formasi dan Statistik Pertandingan
Berikut adalah rincian formasi kedua tim yang bertanding malam itu:
Liverpool
- Formasi: 4-2-3-1
- Pemain: Giorgi Mamardashvili; Jeremie Frimpong, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister; Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, Hugo Ekitike; Alexander Isak.
PSG
- Formasi: 4-3-3
- Pemain: Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Warren Zaire-Emery; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
Dengan hasil ini, Liverpool harus merenungkan perjalanan mereka di Liga Champions musim ini, sementara PSG melanjutkan ambisi mereka untuk meraih trofi yang sangat diidamkan.






